Rabu, 23 Oktober 2024

Mei empat tahun lalu

adalah ketika jasad keriput meringkuk menahan sakit

rambut lusuh uban memutih

tanpa gerak mampu dia cipta sendiri

mei, ya Allah..

bulan sama nuansa beda

sosok penuh cinta

figur penuh kasih tiada dua

ingatannya tertuang pada adzan kumandang, aku wudhukan dia

aku kenakan selendang putih menutup auratnya

sholatnya adalah isyarat

ruku, i'tidal dan sujudnya adalah kedipan mata

tetapi selalu kulihat mata itu berkaca melepaskan doa

sesekali dia berbisik; duitmu masih untuk merawat dan belikan obat untukku?

aku tersenyum menjawab berbisik lirih; bu..andai rumah sakit ini dijual, aku beli untukmu. andai pabrik obat itu dijual, aku bayari buatmu.

wajah tua keriput selimut cahaya itu menjawab tersenyum; kamu paling bisa menghibur.

dan mei, ya Allah..

ruh ibuku, Engkau ambil dengan senyuman.

Tanpa sebutir tangis kuizinkan jatuh pelan-pelan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  19 maret2013 Sembunyikan wujudmu pada tanah yang gersang sebab segala sesuatu yang tumbuh dari biji yang tidak tertanam tidak akan berbuah...