Itukah engkau
dalam segala hebat merangkai duga rencana menurut akalmu?
padahal hatimu tak pernah berhenti bicara tentang rasa
engkau usung akal
aku pilih mata hati
itukah engkau
yang masih sibuk menyusun aksara bahagia?
padahal kebahagiaan adalah kehadiran
entah kapan
engkau akan izinkan dirimu dan hatimu untuk menemui kebahagiaan dan menjadi bahagia.
itukah engkau
dalam selarik dugaan akal curiga
aku siapa
padahal
aku lebih suka melihat matamu bicara
itukah engkau
yang tersenyum mengeja bunyi huruf batinmu sendirian?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar