Jiwa-jiwa sakit
memandang pelangi satu warna
memaki angin
mencaci hujan
mengabaikan malam tanpa simpuh air mata
padahal milik sejatimu adalah tiada
hidupmu di dunia hanya gratis saja
andai setiap angin yang kau jadikan nafas meminta bayaran,bagaimana?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar