15 mei 2014
Duhai..
masihkah perlu penjelasan dan bukti bagi akal dan mata tentang keberadaanNya sedang wujudNya sudah begitu terang dan jelas?
duhai..
masihkah bisa lisan dan hati meminta segala kepadaNya
sedangkan ruh tak jarang diabaikan untuk tunduk dan patuh kepadaNya, dibiarkan lupa menyapaNya dengan tulus dan ikhlas tanpa harus meminta hal-hal nisbi dunia?
duhai..
terasa jiwaku malu rasanya malu itu melumat utuh nuraniku
entah, denganmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar