Sudah sering kau duga aku semaumu,bukan?
bahkan kau sangka dan nilai aku sesukamu, tak jarang kau lakukan
entah sadar atau tidak saat bibirmu bicara cinta di hadapan mataku
tetapi sikapmu memberiku luka pesona
engkau memang piawai menciptaku menjadi mabuk
dan pada sadarku kemudian
aku ingin tersenyum tipis di hadapan matamu
sebab kau sudah gagal buatku luka karena cemburu
dia tak sepadan denganku
dia kaya, aku papa
tetapi aku masih selalu bisa
mencerna tafsir ayat-ayat tuhan
bahwa kebenaran cinta takan ada dendam
ketulusan cinta tidak mengenal kebencian
meskipun kamu lepaskan genggaman tanganku
tidak, sayang..
cintaku bukan mainan seperti yg kau bayangkan
dan aku akan bahagia melihatmu bahagia
Allahku maha kasih
Dia hanya menyemai cinta putih pada hati yang mau bersih
aku cermin
siapa pun boleh memajang wajah diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar