sepertiga malam sudah terlalui
semoga raga dan jiwamu terbangun
merapalkan doa-doa jernih
tuhan akan memberi tempat terpuji
aku menyimak denting embun
jatuh sederhana membasahi nisan ibu.
lirih
sebab kita yang hidup hari ini hanya mencari makna diri
tenang
menghadirkan ingatan tentang kita
saat simpuh bersama
abadi
bila usai sudah usia kita di bumi tuhan
semoga kita tenang dijemput sang maut
dan aku tak lagi sanggup bercermin
menatap utuh wajahku
saat sisi lain jiwaku berbisik;
pantaskah aku memasuki surga dan bertemu denganmu di sana?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar