maka aku katakan lantang
aku takan mungkin jadi penghalang jalan hidupmu
aku cukup memahami
aku makhluk tuhan maka aku patuhi sabda bahasa, isyarat batin dan bisikan nurani ruhku selepas
air mataku jatuh bebas
akui kebodohan dan dosa segala
tetapi maaf
aku bukan penghalang hidup siapapun
bahkan air mata itu aku lepaskan sudah
menemui makna apa
suka-suka dia dan
pastilah tuhanku menilai menghukumi sahaja.
engkau yang masih hidup dalam mimpi
bangunkan jiwamu
cambuk hatimu
menjadi hanya makhluk tuhan
kau pasti tenang bahagia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar