Entah angin yang kau hirup melegakan atau sesakkan dada
sebab di bumiku
segala amuk sang hati
aku tundukkan kepada langit
aku santuni dengan doa-doa terbaik
dan embun subuh sudah pergi
kepada satu putik mawar berduri, aku bertanya;
begitukah sabda tuhan berlaku atasmu
bila keindahan yang kau tawarkan adalah juga memberi luka tusukan duri?
entah
apakah angin yang kau hirup selalu berhasil mengajakmu bersyukur?
ataukah dalam hidupmu
kau lebih suka memiliki mungkin?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar