Aku sudahi mendengar riak teriak bisikan jiwa dalam dada
aku pun sudahi segala duga dan prasangka
kau, bacalah aksara jiwamu sendiri
aku hanya perlu tundukkan mataku
memandang bersih bunyi huruf alif dan ba
mengikat hatiku
menjauhi liar perasaan
membasuh kecewa dengan senyuman
memanjakan lara dengan doa-doa indah
cinta
kemarin, aku bahagia dicinta olehmu
kini, kau beriku luka sempurna
bila juga pantas hati yg mencinta bersih
menanggung beban derita benci
aku tetap tak bisa
air yang mengusap wajahku berbisik;
izinkan aku mengusap lembut rupamu
dan ikhlaskan hatimu untuk tunduk dan patuh
pada penciptaku.
kelak
saat debu kau jadikan air wudhu
usah rindui aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar