27 Juni 2013
Tentang rasaku yang kau jawab bisu
sudah aku lepaskan pandangan diamku pada ombak menderu
lalu satu warna nirwana menyusup hening jiwaku
meremas tegas nuraniku untuk memahami;
dia begitu cantik dan sudah melenakan hasratmu pada satu titik
memilikinya tetapi
Tuhanmu yang kau yakini mahatahu
tak ingin melihatmu berbagi kasih, memadu rindu bersamanya.
Lalu, air mataku jatuh meleleh bebas menjawab tetapi tidak mewakili rasa apapun
kecuali ikhlas menerima.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar